SoftCam Dengan Fungsi Autoroll

Sebenarnya saya tidak begitu tertarik untuk membahas tentang Autoroll, tapi karena selalu saja ada yang menanyakan hal ini mungkin ada baiknya juga saya post lewat blog ini.

Autoroll seringkali salah diartikan, karena ada istilah lain yang hampir mirip yaitu Autokey. Khusus Autoroll ini, prosesnya dilakukan oleh SoftCam pada rx langsung tanpa campur tangan dari user lagi secara manual. Namun tentu saja tetap ada syarat-syarat yang dipatok oleh yang membuat SoftCam dan "sistem" yang "di-cracked".

Nah, syarat-syarat ini yang seringkali tidak dipahami (atau belum mungkin; siapa tau nanti paham sendiri), yang pada kasus "PVU" melibatkan EMM. (Saya tidak membahas SoftCam pada jenis enkripsi lain yang pernah wujud SoftCamnya juga). EMM yang dimaksud di sini tidak hanya sebatas EMM Key yang sudah tercantum pada file SoftCam.Key tetapi juga menyangkut EMM yang dibroadcast oleh Provider. EMM ini akan saling dicocokkan oleh SoftCam yang sekiranya didapatkan kecocokan maka ECM Key akan digenerate (ditulis) secara otomatis oleh SoftCam.

Kira-kira prosesnya seperti berikut ini:
  1. SoftCam mengecek ECM Key.
  2. Jika ECM Key invalid, maka SoftCam akan merequest EMM dari Provider (fungsi AU pada SoftCam harus aktif).
  3. Jika SoftCam mendapatkan broadcast EMM dari Provider, selanjutnya akan melakukan pencocokan EMM (yg dibroadcast) dgn EMM Key yang sudah tercantum pada SoftCam.Key. Andai tidak ada broadcast EMM dari Provider maka EMM Key tidak ada gunanya.
  4. Jika EMM cocok, maka ECM Key digenerate (ditulis) ke SoftCam.Key. Andai tidak cocok, maka ECM Key tidak bisa diupdate dengan yang baru.
Jadi, jika ada yang mengira semua transponder akan Autoroll tanpa perlu syarat-syarat di atas, yuk kita cari tau lagi seperti apa proses yang sebenarnya terjadi. Saya tidak ingin berpanjang lebar, kalau bisa saya tulis lebih pendek lagi maka akan saya usahakan sehingga pemahamannya bisa sesederhana mungkin.

No comments :

Post a Comment