Persiapan Oprek Rom Androidbox STB

ROM Bawaan Pabrik
Sebelum melakukan explore lebih jauh ke dalam sistem Androidbox STB, ada persiapan yang sebetulnya baru saya sadari setelah kejadian. Tapi syukurlah, lumayan lelah juga nyari referensi di luar sana untuk merecover box ini jika terjadi kesalahan dalam proses oprekan.

Android ini unik (kata salah satu developer xbmc yang konsentrasinya ke AMLogic). Beda dengan sistem distro linux lainnya. Jadi perlakuannya pun agak beda.

Nggk usah panjang-panjang, langsung saja:
  1. Pertama-tama yang seharusnya saya lakukan adalah melakukan backup firmware original atau ROM Pabrikan. Itu yang lupa saya lakukan kemaren, padahal box sudah berhasil saya 'root' dan sudah sedemikian mudahnya mau diapakan sampe dimana.
  2. Cari info letak tombol reset. Androidbox STB ini hadir dalam dua jenis: dengan tombol reset, dan tanpa tombol reset (yang ini resetnya ditrigger lewat shorcircuit di pin tertentu).
  3. Setelah menemukan tombol reset atau pun reset trigger, silakan cari info ROM yang sesuai dengan board Androidbox STB yang kita miliki. Cari info ini sebanyak mungkin agar tidak terjadi kesalahan dalam proses penggantian ROM nantinya.
  4. Selanjutnya adalah mencari letak UART Interface (pin TX-RX-GND). Bagi saya ini wajib agar mudah mengetahui permasalahan apa yang sebenarnya terjadi pada box ketika ia tidak mau booting.
  5. Kabel data untuk terkoneksi ke PC, cukup pake kabel murahan dari Nokia Clone juga tidak masalah. Terpenting adalah menentukan letak TX-RX-GND pada kabel yang mana.
  6. Kalau sudah, tinggal persiapkan software / aplikasi di PC serta file-file package untuk upgrade.
Saya pikir segitu saja udah cukup. Sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Happy oprek-oprek!

Custom ROM

No comments :

Post a Comment