Kabel Coax RG6 Merk YURI

Pagi-pagi (Rabu, 10 Desember 2008) saya sedang mencuci motor yang kami pake pulkam kemaren (kotornya minta ampun). Isteri saya ngidupin tv, tapi apa yang terjadi? Sinyal ANTV di bawah normal, gambar kayak vcd rusak, suara cekat cekot. Dalam beberapa saat sinyal langsung ngedrop, 0%. Saya pikir hanya gara-gara dish tertiup angin pada malam harinya karena hujan, lalu saya coba pointing ulang. Hasilnya nihil. Ada apa lagi dengan “digital” saya kali ini?

Pelacakan “kesalahan” dilakukan dengan melihat kondisi Signal Strength dan Signal Quality yang ternyata sama-sama 0%. Saya coba lihat kondisi LNB dimana konektornya seringkali mengalami karatan karena dibiarkan di alam terbuka tanpa “tutup”. Setelah diperiksa ternyata tidak ada masalah. Saya coba ganti LNB dengan LNB lainnya, ternyata hasilnya tetap sama, Signal Strength tidak mau bangkit dari 0%. Kalaupun ada paling tinggi hanya 4 – 6 % saja dan itu tidak bisa menimbulkan SQ sama sekali.

Karena saya pikir masalah bukan pada LNB, maka saya curiga dengan RX. LNB sebelumnya saya pasang kembali pada dish. Rumit juga mencari akar permasalahannya. Saya coba ganti RX dengan yang lainnya (Goldsat), hasilnya tetap sama, nihil. Akhirnya saya coba dengan langkah yang paling “mumpuni” selama ini yang selalu saya lakukan. “Mengecek LNB Jarak Dekat”!

Saya ambil kabel dengan 2 buah konektor yang pernah saya gunakan untuk DiSEqC 1.0. Panjang kabel hanya sekitar 30 CM. Ujung yang satu saya hubungkan ke RX, ujung satunya saya hubungkan ke LNB. Hasilnya cukup memuaskan, signal strength menjadi 83%, sedangkan sebelum ini hanya mendapatkan 70 – 76%. Maka kecurigaan saya hanya pada “coaxial cable” saja sekarang. Saya ambil juga LNB yang masih terpasang di dish, dan dicoba juga menghasilkan signal strength yang sama, cukup tinggi.

Setelah puas dengan mengecek kedua LNB tersebut pada Technosat Mentari, saya coba cek pada RX GOLDSAT saya juga. Hasilnya sama dengan pengetesan di Technosat, sehingga saya berkesimpulan bahwa yang harus diganti adalah kabel yang menghubungkan RX dengna LNB. Saya putuskan untuk memperbaikinya sepulang dari kantor saja (sore).

Pergi ke toko elektronik di Sambas (sore) saya cari kabel coax tersebut. Harganya Rp.2.000,- per meter. Tanpa tawar menawar langsung saya beli. Ketika sang teknisi sedang menghitung panjang kabel yang saya beli (15 M), iseng-iseng saya liat tulisan di kabel “YURI RG6”. Kabel yang bagus kata saya. Tembaganya tebal dan cukup kokoh untuk dihubungkan ke konektor di LNB dan RX. Sesampai di rumah, tanpa menunggu lama langsung saya pasang kabel itu.

RG6 
(Gambar: Kabel YURI RG6)

Seperti yang saya perkirakan sebelumnya, hasilnya sangat bagus. Signal Strength masih pada posisi ketika ditest menggunakan kabel pendek, 83%. Saya berkesimpulan akhir, bahwa kabel penghubung RX dan LNB tidak boleh ada sambungan seperti yang saya gunakan sebelumnya dimana terdapat sekitar 4 sambungan. Kabel harus mulus tanpa sambungan untuk menghasilkan “Kekuatan Sinyal” yang maksimal.

Terima kasih telah berkunjung!

2 comments :

  1. Om, itu sinyal jadi bagus karena kabel "YURI" atau karena tidak ada sambungan?
    Please dech...... :D
    Kalo emang bagus, gimana sich mengetahui kabel merek A dan kabel merek B bagus mana?
    Trimakasih.... :)

    regard,
    -bayu-

    ReplyDelete
  2. semakin tebal tembaga yg ada di dalamnya semakin bagus bro...

    ReplyDelete