Matrix Burger S2 HD PVR

Sebenarnya sudah ada beberapa rx di rumah yang sebenarnya juga sudah memenuhi keperluan saya untuk tv satelit dan media player. Hanya saja, biar tidak ketinggalan info, saya beli satu lagi keluarga Matrix yang lagi hangat di kalangan penghobi tv satelit. Nama yang diusung Matrix seperti nama-nama lainnya juga. Nah, yang ini menggunakan nama makanan orang bule: Matrix Burger S2 HD PVR.

Untuk harga di bawah Rp.300.000,- boleh lah kita bilang rx yang satu ini dengan rx sejuta umat. Semakin banyak merk di pasaran semakin bagus buat konsumen (banyak pilihan tentunya).

Paket pembelian terdiri atas item-item berikut:
  • Rx dan Remote plus batere.
  • Kabel RCA.
  • Buku petunjuk penggunaan.
  • Kartu garansi.
Ukuran body rx 25 cm x 15 cm yang terbuat dari plastik (cocok sekali untuk tangan saya yang sering kesetrum listrik statis). Remote kontrol lumayan mungil, agak sulit jadinya buat jari-jari saya menekan tombolnya. Walau demikian, bukan tampilan fisik ini yang membuat saya terpana, tapi setelah baca buku petunjuk pada halaman terakhir (hal. 13).

Di buku petunjuk pada judul 'spesifikasi teknis' tertulis:
Dual Core H.264/MPEG4/Xvid/DivX3.11/DivX4/MPEG-2/AVS-HD

Hanya saja di sana tidak tercantum berapa RAM dan CPU Clocknya. Hanya tertulis di situ "up to 1G DMIPS". Spek lain tidak begitu saya perhatikan karena tidak jauh beda dengan rx lainnya. Oh iya, untuk yang sedang memanfaatkan boomingnya NinMedia, Burger S2 ini dibekali kemampuan decoding audio AAC juga.

Matrix Burger S2 HD PVR ini baru sempat saya test menyeluruh sore ini. Peralatan test yang saya gunakan:
  • Router ASL-26555 (OpenWrt)
  • Wifi dongle (TL-WN321G, TL-WN727N, dan Realtek RTL8188EU)
  • Modem (ZTE-627, Huawei-E220)
  • Flashdrive (Kingston 1GB jadul, V-GEN 16GB, Sony 16GB)
  • Harddrive External USB 1TB Touro

Rx ini tidak punya koneksi untuk kabel LAN, mau tidak mau jika ingin memfungsikan fitur ICS dan internet lainnya kita gunakan modem usb atau wifi dongle. Saat datang kemaren yang pertama kali saya test adalah koneksi internetnya ini. Modem yang saya punya di rumah terdeteksi, namun ternyata gagal konek (tidak ada sinyal), padahal mode sudah saya switch di modem (tidak di usb storage lagi sejak dahulu kala). Saya test di jalur 2G dan 3G menggunakan opsel XL dan Telkomsel. Sama sekali tidak ada sinyal yang saya dapat. Ya sudah lah, saya anggap belum beruntung saja.


Selanjutnya saya test menggunakan wifi dongle yang saya punya. Hasilnya, TL-WN321G dan RTL8188EU tidak terdeteksi. Akhirnya saya coba TL-WN727N (minjam), ternyata terdeteksi dengan baik dan rx bisa dihubungkan ke router tanpa kendala.



Fitur yang tidak kalah penting saat ini, CS (tersedia SCAM dari pabrikan). Setelah rx terhubung ke internet, saatnya mencoba fitur yang cukup 'menjual' ini.


Hasilnya boleh dibilang memuaskan, koneksinya tidak kalah dengan maskapai penerbangan yang dikendalikan oleh pilot-pilot dengan jam terbang tinggi walaupun tidak 'full paket' yang bisa dinikmati.


Untuk ke "PVU" tidak mengecewakan, one key one transponder, CSA maupun DES sudah sempurna (ehhh... jangan mentang-mentang sempurna jadi bebas ngeledek merk sebelah yah!!! Semvak banget dah!). Sedangkan 'angkot' tidak saya test, anggap saja sudah 100% working fine.

Terakhir, saya test beberapa media penyimpanan. Flashdrive dengan ukuran 1G s/d 16GB dan satu lagi Harddrive External 1TB. Deteksi drive sempurna pada drive yang diformat dengan FAT32, sedangkan NTFS dan EXT4 tidak terbaca (hanya terdeteksi "UNKNOWN"). Saya coba putar file video MKV, sayang sekali ada glitch di audionya - AC3 (nanti deh saya test lagi beberapa file lainnya).

Oh iya, hampir lupa. Kualitas videonya ya. Sulit saya mau bilang apa, tv saya hanya 22 inch ke bawah. Mau bilang bening ya jelas bening layarnya kecil gitu, apalagi di 16 inch. Tapi saya punya satu cara buat membedakan videonya bagus atau tidak di monitor 16 inch saya. Alat ini sederhana saja pake HDMI to VGA adapter. Setting pada resolusi setinggi mungkin yang bisa saya dapatkan dari HDMI to VGA ini, lalu hasilnya akan terlihat pada monitor apakah muncul seperti garis-garis halus atau tidak. Jika muncul, maka videonya boleh dibilang tidak bagus. Ternyata di rx ini tidak muncul.

Ok, rasanya sudah terlalu panjang kali lebar (kasian bapak-bapak dan ibu-ibu nantinya). Kita langsung ke plus minusnya saja deh.

Nilai Plus:
  1. Harga merakyat dan tergolong rx sejuta ummat dengan fitur-fitur yang lumayan lengkap (ICS, PVU, Angkot, dan Media Player).
  2. SCAM Gratisan (walau tidak tau apakah benar expired sampai setahun lagi).
  3. Tiket tidak perlu saya bahas sebenarnya, tapi tadi sempat saya coba sebentar (terkoneksi dalam hitungan 3 detik).
  4. Body plastik (mungkin tidak semua merasakan ini plus, tapi buat yang sensitif terhadap listrik statis).
  5. Buat teknisi yang ingin memanfaatkan momen boomingnya NinMedia.
  6. Buat konsumen yang tidak ingin ribet setting banyak konfig, ini rx cocok buat anda.

Nilai Minus:
  1. Tidak ada LAN (sebenarnya LAN sudah tidak terlalu penting karena sudah ada wifi, tapi buat yang punya router khusus buat rx akan sangat bermanfaat jika ada port LAN).
  2. Minim support modem usb dan wifi dongle (semoga ke depannya ada update firmware yang mensupport lebih banyak lagi).
  3. Support dari pihak Matrix (sampai tulisan ini saya buat belum ada di list website MatrixParabola, baik spek maupun firmware), masih sebatas mengandalkan group yang beranggotakan para konsumen.
  4. Rx ini close source, yang secara spek memang tidak diperuntukkan bagi para opreker. Buat yang suka oprek-oprek rx, ini sepertinya bukanlah rx pilihan buat anda.

Sekian dulu review dari saya. Mumpung bentar lagi bulan puasa, sekiranya ada tulisan-tulisan saya yang menyinggung (baik di blog ini maupun di FB), sudilah kiranya dimaafkan.

16 comments :

  1. Replies
    1. Kanak kerepekek mak biak tappi tok e. Mintak pulangkan ke spark jinye.

      Delete
  2. Yg fly pke dongle apa lancar mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lancar, tiket dan scam sama-sama lancar. Tested pake Axis di 3G dan 2G, aman.

      Delete
  3. Mohon maaf lahir batin juga

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Nggk tau bro, langsung konekin aja scamnya.

      Delete
  5. Informasinya keren...
    saya juga pemakai rx matrix (starlink VHD) dan sudah 1 tahun fly dengan rx ini.
    cuma masih ada ganjalan dihati yaitu kenapa ya chanel format HD (spt: HBO HD, FOX HD) gambarnya tidak muncul alias gelap.
    apakah rx ini memang tidak support HD?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung HBO HD, FOX HD nya di provider yg mana bro.

      Delete
  6. Saya pakai tl wn727n rx matrix burger s2 kok ngga konek ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wifi dari routernya kedetek nggk bro?

      Delete