OpenPLi5 Image untuk Spark 7111

Setelah report issues ke Taapat beberapa waktu lalu, terutama permasalahan pada channel Kompas TV di Palapa D dan i24news di Asisat5, dan Taapat bilang tidak begitu tertarik dalam mengatasi permasalahan ini, akhirnya mau tidak mau solusinya dengan melakukan compile sendiri image OpenPLi5. Source tetap menggunakan punya Taapat, hanya saja tetap harus melakukan edit source agar solusinya bisa diterapkan.

Sebelumnya saya juga sudah pake image dari Taapat dan dengan mengedit file binary bisa jadi solusi untuk channel yang kejang-kejang ini, serta screenshot yang hancur. Namun, kali ini rasanya sudah waktunya melakukan patch file dengan cara yang lebih elegan, yaitu lewat source code.


Image ini masih belum saya beri nama, sementara hanya menggunakan nama "SparkE2" dengan skin bawaan "Spark-E2" hasil edit skin MetropolisHD dari Taapat juga. Proses compile lumayan lama karena saya belajar dari nol lagi (beda dengan cara compile OpenAR-P yang dulu pernah saya lakukan, dan juga menggunakan source dari Taapat). Perlu diketahui, saya bukan ahli ya, hanya user biasa saja. Patching saya lakukan juga semampu yang saya bisa.

Apa yang ada di image ini:
  • Kompas TV kejang-kejang sudah sembuh
  • Screenshot untuk channel HD sudah sembuh
  • Database transponder terbaru sesuai data Lyngsat
  • Remote control bisa juga menggunakan remote Openbox S4, TM-9000 putih TelkomVision, dan LGTV
  • Kernel 2.6.32.71
  • Enigma tertanggal 23 Oktober 2016
  • DVB Drivers tertanggal 22-10-2016
  • Skin hanya satu yaitu tadi skin bawaan "Spark-E2"
  • MountSpark memount /dev/mtdblock4 ke folder /media/spark
Bootlogo masih default dari Taapat, dan beberapa settingan lainnya masih default sesuai sourcenya. Nanti saja saya oprek karena image ini pun masih belum selesai sampai di sini. Masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Untuk download imagenya silakan ke link berikut ini:
openpli-enigma2-5-spark_20161023.zip

Install seperti biasa lewat tombol panel dan flashdisk. Ini bukan image backupan ya, jadi setting semuanya dari awal. Selamat berbodrex ria!
Baca Lebih Lanjut

Remote Control Untuk Enigma2 Spark

Remote TV LG
Tak punya remote control ori untuk pengganti remote control Matrix Spark yang rusak? Tidak masalah, gunakan saja remote control yang ada sebagai pengganti (misalnya remote control tv, dvd, vcd, atau rx lain yang sudah tidak digunakan lagi). Hal utama yang akan kita lakukan adalah melakukan pemetaan tombol-tombol yang akan digunakan pada remote control pengganti ini.

Caranya dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini (semoga mudah dipahami walau tanpa screenshot satu per satu).


Login ke rx via telnet atau ssh (pilih saja satu sesuai selera). Lalu matikan lircd:
killall lircd
Untuk contoh ini saya gunakan remote tv LG, nama file confignya: "lgakb.conf":
irrecord -d /dev/lirc0 /media/spark/e2/lirc/lgakb.conf
Pada command di atas kita melakukan perekaman (pemetaan tombol) menggunakan "-d /dev/lirc0" yang hasilnya disimpan pada folder "/media/spark/e2/lirc" dengan nama file "lgakb.conf". Untuk nama file sendiri terserah mau diberi nama apa.

Perintah di atas nanti akan menampilkan petunjuk berikut:
Please send the finished config files to so that I
can make them available to others. Don't forget to put all information
that you can get about the remote control in the header of the file.
Press RETURN to continue.

Now start pressing buttons on your remote control.
It is very important that you press many different buttons and hold them
down for approximately one second. Each button should generate at least one
dot but in no case more than ten dots of output.
Don't stop pressing buttons until two lines of dots (2x80) have been
generated.
Press RETURN now to start recording.
Lakukan sesuai perintah yang muncul di screen terminal yaitu tekan "RETURN" yang dimaksud adalah "ENTER" pada keyboard.

Tekanlah tombol apa saja pada remote sampai muncul 'titik titik' seperti berikut:
................................................................................
Tekan terus sampai muncul:
Found const length: 108539
Please keep on pressing buttons like described above.
Terus menekan tombol tadi sampai satu baris lagi 'titik titik':
................................................................................
Sampai nanti muncul seperti ini:
Space/pulse encoded remote control found.
Signal length is 67.
Found possible header: 9050 4526
Found trail pulse: 599
No repeat code found.
Signals are space encoded.
Signal length is 32
Now enter the names for the buttons.
Please enter the name for the next button (press to finish recording) 
Nilai-nilai pada 'Signal length, header, trail pulse' itu bisa saja berbeda dengan contoh ini. Tidak masalah. Lanjut dengan menuliskan nama tombol yang akan kita gunakan untuk pemetaan tombol remote. Misalnya, di remote control kita tidak ada tombol "MENU", tapi yang ada hanya "SETTINGS". Nah, tombol ini bisa kita gunakan sebagai pengganti tombol MENU dengan mengetik:
KEY_MENU

Setelah mengetik "KEY_MENU" itu, tekan "Enter" di keyboard, lalu tekan lah tombol "SETTINGS" di remote control. Hasilnya seperti ini:
Please enter the name for the next button (press to finish recording)
KEY_MENU
Now hold down button "KEY_MENU".
Please enter the name for the next button (press to finish recording)
Begitu selanjutnya sampai semua tombol terpetakan sesuai namespace pada Enigma2 kita. Untuk mengakhiri proses jika semua tombol sudah terpetakan, tekan "Enter" di keyboard, nanti akan muncul seperti ini:
Checking for toggle bit mask.
Please press an arbitrary button repeatedly as fast as possible.
Make sure you keep pressing the SAME button and that you DON'T HOLD
the button down!.
If you can't see any dots appear, then wait a bit between button presses.
Press RETURN to continue.
Tekan lagi "Enter", dilanjutkan dengan menekan tombol apa saja di remote control berulan-ulang sampai file sukses ditulis.
...........................
No toggle bit mask found.
Successfully written config file.
Gunakan file "lgakb.conf" tadi untuk mengantikan file "lircd.conf" yang ada di folder /etc. Rename saja file asli lircd.conf misalnya menjadi "lircd-ori.conf". Lalu copykan file "lgakb.conf" ke /etc dan ganti namanya jadi "lircd.conf". Reboot rx, dan remote pengganti sudah siap digunakan.

Oh iya, ini NameSpace yang bisa digunakan untuk pemetaan pada Enigma2 OpenPLi5. Untuk image lain saya belum test. Selamat berkreasi.

NB:
Isi file lircd.conf juga bisa menggunakan isi dari remote control ori yang ditambahkan dengan isi config remote control yang baru ini.
Ini file LIRCD.CONF punya saya (sudah terpetakan beberapa remote control yaitu: Openbox S4 Clone, TM-9000 TelkomVision, dan LGTV).
Baca Lebih Lanjut

Uboot Pada Receiver Spark SH4

Uboot pada Spark SH4
Kali ini saya coba bahas bootloader pada receiver spark sh4, khususnya yang saya gunakan saat ini adalah Matrix Turbo III Spark.

Bisa diperhatikan pada screenshot di samping untuk illustrasinya. Setiap kita menyalakan receiver spark, Uboot memberikan kita pilihan untuk melakukan interupsi melalui tombol depan (FP = Front Panel) maupun keyboard (jika diakses melalui RS232 yang tersedia di panel belakang). Hanya saja untuk keyboard saya belum pernah berhasil melakukan interupsi ini.

Nah, karna kita sudah diberikan kemudahan berupa tombol di panel depan ini, ayo kita manfaatkan. Pertama-tama matikan dulu receivernya, lalu ikuti langkah-langkah berikutnya.

Tekan dan tahan tombol "OK", lalu hidupkan receiver sampai muncul "Forc" seperti pada foto berikut:

Untuk mengetahui sedang berada pada mode boot "Spark" atau "Enigma2", bisa diperhatikan tulisan yang muncul sebelum "Forc" ini tampil. Jika ragu, maka tekan saja tombol "Atas" (CH+) untuk ke posisi SPARK, dan/atau tombol "Bawah" (CH-) untuk ke posisi ENIGMA2, yang dilanjut dengan menekan tombol "OK" untuk mengeksekusi pilihan mode boot ini.



Jika ingin melakukan installasi Spark maupun Enigma2, yang kita lakukan setelah muncul "Forc" adalah menekan tombol "Kanan" (V+). Awas, jangan salah tekan ya, pastikan tombol V+. Di display nanti akan muncul tulisan "ULD" yang artinya "Upload" (mentrasfer file yang ada di flashdisk atau pun TFTP ke receiver). Proses upload ini dilakukan dua kali, yang pertama mengupload uImage (kernel), dan dilanjut dengan upload sistem file.

Tombol sebelah "Kiri" (V-) tidak usah disentuh ya, itu kapan-kapan saja kita bahas.

Selain tombol V+, tombol lainnya yang 'bisa' dicobakan adalah tombol "Power" dan "Menu". Untuk tombol power fungsinya adalah melakukan reset, Uboot akan melakukan boot ke mode boot yang sekarang. Sedangkan tombol "Menu" fungsinya untuk masuk ke terminal Uboot (bisa dilihat pada screenshot ada tulisan MB618>  ). Pada posisi ini kita bisa melakukan pengeditan Uboot environment, yang tidak akan saya bahas di sini tentunya. Hehehehe... kapan-kapan saja.

Okelah, segitu saja perkenalan kita pada Uboot Spark untuk saat ini. Lain waktu saya bahas lagi jika memang diperlukan.
Baca Lebih Lanjut